JJ Redick Bangga Dengan Seluruh Pemain Lakers. JJ Redick, pelatih kepala Los Angeles Lakers, menyatakan kebanggaannya terhadap seluruh pemain timnya menjelang akhir Desember 2025. Meski tim sempat alami pasang surut performa, termasuk masalah defensif dan kekalahan tipis, Redick tekankan bahwa pemain selalu responsif terhadap tantangan yang diberikan. Dengan rekor 19-7 yang tempatkan Lakers di papan atas Wilayah Barat, pernyataan ini datang usai kemenangan comeback atas Utah Jazz, di mana tim tunjukkan ketangguhan meski tanpa beberapa pemain kunci. BERITA OLAHRAGA
Respons Pemain terhadap Tantangan Redick: JJ Redick Bangga Dengan Seluruh Pemain Lakers
Redick sering puji cara pemainnya tanggapi kritik dan arahan taktikal. Ia sebut bahwa setiap kali tim ditantang pada aspek spesifik, seperti pertahanan transisi atau eksekusi akhir laga, mereka langsung beri respons positif. Contoh terbaru di laga melawan Jazz, di mana Redick panggil timeout untuk tegur pertahanan lemah, dan pemain langsung tingkatkan intensitas hingga balikkan defisit. Hal serupa terjadi setelah pertemuan internal dengan bintang seperti Luka Doncic dan LeBron James soal effort defensif. Redick bilang pemain keluar lapangan dan langsung terapkan perubahan, bukti kedewasaan dan komitmen skuad.
Kontribusi Individu yang Diapresiasi: JJ Redick Bangga Dengan Seluruh Pemain Lakers
Redick tak lupa sorot peran individu yang bikin tim solid. Luka Doncic sering jadi motor dengan triple-double impresif, termasuk 45 poin plus 14 assist dan 11 rebound di laga terbaru. LeBron James tetap beri leadership meski kelola beban menit karena usia, sementara Austin Reaves dan Deandre Ayton tunjukkan adaptasi bagus meski sempat absen. Pemain bench seperti Jarred Vanderbilt juga dapat pujian karena multiple effort di rebound dan defense. Redick sebut seluruh grup, dari starter hingga cadangan, terlibat dalam budaya menang yang sedang dibangun, dengan komunikasi dan role acceptance jadi kunci.
Progres Tim di Tengah Jadwal Padat
Di tengah jadwal ketat akhir tahun, Lakers tunjukkan resiliensi yang bikin Redick bangga. Mereka menang di laga ugly seperti lawan Suns dan Jazz, di mana comeback dari defisit besar jadi ciri khas. Redick akui tim belum sempurna, terutama di defense yang masih ranking menengah, tapi progres konsisten terlihat. Penggunaan hand signals baru untuk komunikasi clutch juga langsung efektif, tunjukkan kemampuan adaptasi cepat. Dengan absen pemain karena cedera atau rotasi, skuad tetap kompetitif, bukti kedalaman yang makin baik.
Kesimpulan
JJ Redick bangga dengan seluruh pemain Lakers karena respons positif terhadap tantangan dan komitmen bangun tim juara. Meski ada area perbaikan seperti defense, progres musim ini tunjukkan potensi besar dengan trio Doncic, James, dan Reaves sebagai inti. Kebanggaan ini jadi motivasi tambah di sisa musim, terutama jelang playoff. Lakers sedang di jalur benar, dan sikap Redick ini perkuat unity yang jadi fondasi sukses jangka panjang.

