james-harden-menyalip-rekor-shaquille-oneal

James Harden Menyalip Rekor Shaquille O’Neal

James Harden Menyalip Rekor Shaquille O’Neal. James Harden mencatat sejarah baru di NBA setelah berhasil menyalip rekor Shaquille O’Neal dalam daftar pemain dengan jumlah permainan 30 poin atau lebih di musim reguler; pencapaian ini tercipta pada pertandingan 13 Januari 2026 ketika Harden mencetak 34 poin, 8 assist, dan 6 rebound dalam kemenangan timnya atas lawan tangguh, sehingga total permainan 30+ poinnya mencapai 290 kali dan menggeser posisi O’Neal yang sebelumnya berada di peringkat 12 dengan 289 permainan, momen ini tidak hanya menegaskan konsistensi scoring Harden di usia 36 tahun tapi juga menambah panjang daftar prestasi individu sang guard veteran yang terus menulis cerita baru di liga meskipun banyak yang sempat meragukan daya tahannya setelah beberapa musim penuh cedera. INFO GAME

Detail Rekor dan Cara Harden Mencapainya: James Harden Menyalip Rekor Shaquille O’Neal

Rekor yang disalip Harden kali ini adalah jumlah permainan dengan minimal 30 poin di musim reguler sepanjang karier; Shaquille O’Neal mencatat 289 kali selama 19 musim berkarir, mayoritas terjadi pada masa jayanya bersama tim-tim besar di akhir 1990-an hingga awal 2000-an, sementara Harden mencapai angka tersebut dalam 17 musim dengan kecepatan yang lebih tinggi karena gaya permainannya yang sangat bergantung pada volume tembakan, kemampuan free throw, dan isolasi tinggi, permainan ke-290 terjadi melalui kombinasi sempurna antara 11 dari 19 tembakan lapangan, 5 dari 9 tembakan tiga angka, serta 7 dari 8 free throw, ditambah kemampuan menggiring bola yang membuatnya sulit dihentikan di perimeter, pencapaian ini juga menunjukkan bahwa Harden tetap menjadi salah satu scorer paling konsisten di era modern meskipun usianya sudah tidak muda lagi, dengan rata-rata poin musim ini mencapai 22,4 per pertandingan dari bangku cadangan dan starting lineup.

Perbandingan dengan Rekor O’Neal dan Makna Historis: James Harden Menyalip Rekor Shaquille O’Neal

Shaquille O’Neal dikenal sebagai dominator paint dengan kekuatan fisik luar biasa, sehingga sebagian besar permainan 30+ poinnya lahir dari dunk, layup, dan hook shot di area dekat ring, sedangkan Harden mencapai rekor yang sama melalui pendekatan yang sangat berbeda yaitu step-back three, pull-up jumper, dan free throw yang banyak, perbedaan gaya ini membuat pencapaian Harden terasa unik karena ia melakukannya di era di mana pertahanan lebih ketat dan ruang lebih terbuka berkat perubahan aturan liga, secara historis rekor ini menempatkan Harden di antara nama-nama besar seperti Michael Jordan, Kobe Bryant, dan LeBron James yang semuanya berada di atas 300 permainan 30+ poin, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa Harden tetap relevan di level tertinggi meskipun banyak kritik soal gaya bermainnya yang dianggap egois, kini ia punya kesempatan untuk terus mengejar posisi lebih tinggi jika kesehatan dan menit bermain tetap terjaga hingga akhir karier.

Reaksi dari Pemain, Pelatih, dan Komunitas

Setelah pertandingan, Harden mengaku bangga bisa menyalip legenda seperti O’Neal tapi menekankan bahwa rekor itu hanyalah bonus dari usaha tim secara keseluruhan; ia berterima kasih kepada rekan setim yang terus memberikan bola di momen krusial serta pelatih yang memberi kebebasan dalam mengeksekusi permainan, rekan setimnya memuji dedikasi Harden yang masih berlatih keras setiap hari meskipun usia sudah 36 tahun, sementara pelatih menyebut pencapaian ini sebagai bukti kerja keras dan adaptasi yang luar biasa dari seorang pemain yang sudah melewati banyak fase karier, komunitas NBA di media sosial langsung ramai dengan apresiasi, banyak yang membandingkan perjalanan Harden dengan O’Neal sebagai contoh bagaimana dua generasi berbeda bisa mencapai prestasi serupa melalui cara yang sangat kontras, momen ini juga menjadi inspirasi bagi pemain muda bahwa konsistensi dan evolusi permainan bisa membawa hasil besar di liga yang sangat kompetitif.

Kesimpulan

James Harden menyalip rekor Shaquille O’Neal dalam jumlah permainan 30 poin atau lebih menjadi pencapaian bersejarah yang menegaskan statusnya sebagai salah satu scorer paling konsisten di era modern; dengan gaya permainan yang unik dan kerja keras yang tak pernah pudar, Harden terus menambah daftar prestasi pribadi di usia yang seharusnya sudah memasuki fase akhir karier, rekor ini bukan hanya soal angka tapi juga bukti bahwa dedikasi dan adaptasi bisa mengalahkan batasan usia, kini semua mata tertuju pada sisa musim di mana Harden berpeluang mengejar posisi lebih tinggi lagi dan membantu timnya meraih hasil maksimal, semoga perjalanan ini terus berlanjut dan memberikan inspirasi bagi generasi basket berikutnya.

v

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *