Luka Doncic Triple-Double Hancurkan Wizards 142-111. Malam yang luar biasa bagi Los Angeles Lakers terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, ketika mereka menghancurkan Washington Wizards dengan skor telak 142-111 di Capital One Arena. Bintang utama malam itu adalah Luka Dončić, yang mencetak triple-double spektakuler—37 poin, 11 rebound, dan 13 assist—hanya dalam 31 menit bermain. Yang lebih mencengangkan, ia sudah menyelesaikan triple-double di babak pertama saja, dengan 26 poin, 10 rebound, dan 11 assist sebelum turun minum. Performa ini tidak hanya memimpin Lakers meraih kemenangan besar, tapi juga mencatat sejarah: triple-double tercepat keempat dalam sejarah NBA dan yang tercepat kedua oleh seorang guard. Dengan rekor tim menjadi 29-18, Lakers menunjukkan dominasi mereka atas Wizards yang sedang kesulitan (12-35), dalam pertandingan yang hampir tak pernah kompetitif sejak kuarter pertama. INFO SAHAM
Dominasi Luka Dončić dan Rekor Baru: Luka Doncic Triple-Double Hancurkan Wizards 142-111: Luka Doncic Triple-Double Hancurkan Wizards 142-111
Luka Dončić tampil seperti mesin yang tak terhentikan sejak tip-off. Ia mencetak 37 poin dengan efisiensi tinggi: 13 dari 21 tembakan lapangan (61.9%), termasuk 6 dari 13 lemparan tiga angka, plus 5 dari 7 free throw. Selain itu, ia menambahkan 3 steal tanpa satu pun blok, sambil membatasi turnover hanya 5. Yang paling menonjol adalah kecepatannya mencapai triple-double—hanya dalam sekitar 18-20 menit permainan babak pertama, menjadikannya pencapaian langka di era play-by-play (sejak 1997-98). Ini adalah keenam kalinya musim ini ia mencatat triple-double, dan kali ini dengan tambahan 25+ poin di babak pertama, sesuatu yang hanya pernah ia lakukan sebelumnya satu kali.
Dončić bermain meski sempat dipertanyakan karena nyeri pergelangan kaki kiri, tapi tak ada tanda-tanda cedera memengaruhi permainannya. Ia mengendalikan tempo permainan, mendistribusikan bola dengan akurat, dan memanfaatkan mismatch melawan pertahanan Wizards yang lemah. Performa ini menegaskan posisinya sebagai salah satu pencetak poin terbanyak NBA musim ini, dengan 30+ poin di tujuh dari 10 pertandingan terakhir. Triple-double ini juga menjadi yang pertama di babak pertama dengan 25+ poin bagi Lakers dalam sejarah modern, menempatkannya di atas legenda seperti Magic Johnson dalam hal kecepatan dan dampak.
Kontribusi Tim Lakers dan Kelemahan Wizards: Luka Doncic Triple-Double Hancurkan Wizards 142-111: Luka Doncic Triple-Double Hancurkan Wizards 142-111
Lakers tampil sebagai tim yang kompak dan ganas. Deandre Ayton mendukung Dončić dengan double-double solid: 28 poin dan 13 rebound, sementara LeBron James menambahkan 20 poin dan 6 assist meski dalam peran pendukung. Ketiganya menggabungkan 85 poin dan 27 rebound, membangun keunggulan 38 poin sebelum kuarter keempat. Lakers mencetak 61% dari lapangan secara tim, menunjukkan efisiensi ofensif yang luar biasa, dengan transisi cepat dan tembakan luar yang akurat.
Di sisi Wizards, pertahanan mereka runtuh total. Mereka kesulitan menghentikan pick-and-roll Dončić, sering kali tertinggal di rebound, dan gagal menjaga ritme di babak kedua. Meski sempat unggul tipis di kuarter pertama, Wizards kehilangan momentum setelah jeda, hanya mencetak poin rendah di kuarter kedua dan ketiga. Cedera dan kelelahan dari back-to-back tampak memengaruhi, membuat mereka tak mampu bersaing melawan Lakers yang sedang on fire. Skor akhir 142-111 menjadi kemenangan terbesar Lakers musim ini dengan margin 31 poin, menandai dominasi mutlak.
Dampak bagi Lakers dan NBA
Kemenangan ini datang di saat tepat bagi Lakers setelah beberapa pertandingan sulit sebelumnya. Mereka kini berada di jalur positif, memenangkan lima dari tujuh laga terakhir, dengan Dončić sebagai motor utama. Performa historisnya tidak hanya meningkatkan moral tim, tapi juga menambah bahan bakar dalam diskusi MVP—di mana ia terus bersaing ketat dengan nama-nama besar lainnya. Bagi NBA secara keseluruhan, malam ini mengingatkan betapa Dončić mampu menciptakan sejarah hampir setiap kali turun lapangan, terutama di pertandingan blowout di mana ia bisa bermain bebas tanpa tekanan.
Wizards, di sisi lain, harus segera bangkit dari kekalahan telak ini. Mereka tetap berjuang di dasar klasemen Timur, tapi kekalahan seperti ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki pertahanan dan konsistensi. Pertandingan ini juga menyoroti gap antara tim kontender seperti Lakers dan tim rebuilding seperti Wizards.
Kesimpulan
Luka Dončić sekali lagi membuktikan mengapa ia disebut sebagai salah satu talenta terbaik generasinya. Triple-double 37-11-13 dengan catatan sejarah di babak pertama memimpin Lakers menghancurkan Wizards 142-111, dalam penampilan yang nyaris sempurna. Kemenangan ini bukan hanya soal angka, tapi tentang dominasi, efisiensi, dan dampak instan yang dibawa Dončić ke lapangan. Bagi penggemar basket, malam 30 Januari 2026 akan dikenang sebagai showcase “Luka Magic” di level tertinggi—sebuah pengingat bahwa ketika ia on fire, tak ada tim yang bisa menghentikannya. Lakers terus melaju, dan Dončić tetap jadi pusat perhatian NBA.

