ben-simmons-akan-memperkuat-tim-boston-celtics

Ben Simmons Akan Memperkuat Tim Boston Celtics

Ben Simmons Akan Memperkuat Tim Boston Celtics. Boston Celtics kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas 2025 dengan merekrut Ben Simmons, mantan bintang All-Star yang baru saja menandatangani kontrak minimum pada 15 Agustus 2025. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat perjalanan karier Simmons yang penuh drama sejak meninggalkan Philadelphia 76ers. Setelah musim yang mengecewakan bersama Brooklyn Nets dan Los Angeles Clippers, Simmons kini mendapat kesempatan untuk memulai kembali di Boston, tim yang sedang berusaha bangkit pasca-cedera Jayson Tatum. Dengan roster yang kekurangan big man, Simmons diharapkan membawa dimensi baru sebagai playmaker bertahan. Apa yang mendorong Simmons bergabung dengan Celtics, dan bagaimana nasibnya di Clippers? Artikel ini akan mengupasnya secara ringkas. BERITA BOLA

Siapa Ben Simmons
Ben Simmons adalah point-forward berusia 29 tahun asal Australia, lahir di Melbourne pada 20 Juli 1996. Dipilih sebagai pick pertama NBA Draft 2016 oleh Philadelphia 76ers, Simmons langsung menarik perhatian dengan kemampuan playmaking-nya yang luar biasa, mencatatkan rata-rata 15,7 poin, 8,1 rebound, dan 7,2 assist per game selama lima musim di Philly. Ia meraih tiga kali seleksi All-Star (2019-2021), All-NBA Third Team pada 2020, dan dua kali All-Defensive First Team. Namun, kariernya terhambat oleh cedera dan kontroversi, terutama setelah playoff 2021 melawan Atlanta Hawks, di mana ia dikritik karena enggan menembak di momen krusial. Setelah absen sepanjang musim 2021/2022 karena masalah kesehatan mental dan cedera punggung, Simmons ditukar ke Brooklyn Nets pada Februari 2022. Di Nets, ia hanya bermain 51 pertandingan dalam dua musim karena cedera punggung berulang, termasuk operasi pada Mei 2022. Pada Februari 2025, kontraknya dibeli oleh Nets, dan ia bergabung dengan Clippers, di mana ia hanya mencatatkan rata-rata 5,0 poin dan 5,6 assist dalam 51 pertandingan musim 2024/2025.

Apa Yang Membuatnya Ingin Masuk ke Boston Celtics
Kepindahan Simmons ke Celtics didorong oleh kebutuhan tim akan kedalaman di posisi big man setelah kehilangan Kristaps Porzingis, Luke Kornet, dan kemungkinan Al Horford. Dengan Jayson Tatum absen karena cedera Achilles, Celtics, di bawah manajer Brad Stevens, mencari pemain berpengalaman dengan kontrak murah untuk mengisi roster. Simmons, yang hanya mendapat kontrak minimum karena penurunan performanya, menjadi pilihan menarik. Dengan tinggi 2,08 meter, ia menawarkan fleksibilitas sebagai playmaker di posisi forward atau center, sesuai dengan sistem Joe Mazzulla yang mengutamakan pertahanan dan transisi cepat. Simmons sendiri menyatakan keinginannya untuk “memulai baru” di lingkungan kompetitif seperti Boston, yang memiliki sejarah sukses merehabilitasi pemain seperti Luke Kornet. Dalam konferensi pers pada 16 Agustus 2025, Simmons menyebut Celtics sebagai “tempat sempurna untuk membuktikan saya masih bisa bersaing di level tertinggi.” Selain itu, kehadiran guard seperti Derrick White dan Payton Pritchard memungkinkan Simmons fokus pada playmaking dan pertahanan tanpa tekanan mencetak poin, yang menjadi kelemahannya karena ia hanya mencatatkan 5 dari 36 tembakan tiga angka sepanjang kariernya.

Lalu Bagaimana Dengan Tim Basket Clippers
Pengalaman Simmons di Los Angeles Clippers pada musim 2024/2025 jauh dari harapan. Setelah bergabung melalui buyout dari Nets pada Februari 2025, Simmons hanya tampil sebagai pemain rotasi dengan rata-rata 16 menit per pertandingan. Dalam 18 pertandingan reguler, ia mencatatkan 2,9 poin, 3,8 rebound, dan 3,1 assist, dengan akurasi tembakan 43,4%. Di playoff melawan Denver Nuggets, perannya semakin minim, hanya mencetak empat poin total dalam lima pertandingan. Pelatih Tyronn Lue kesulitan mengintegrasikan Simmons ke dalam sistem yang sudah dipenuhi playmaker seperti James Harden dan Russell Westbrook. Cedera lutut ringan juga mengganggu konsistensinya, membuatnya absen dalam beberapa pertandingan kunci, termasuk laga melawan Houston Rockets pada Maret 2025. Clippers akhirnya memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya, fokus pada pengembangan pemain muda seperti Kobe Brown dan draft pick baru mereka. Meski gagal bersinar, Simmons mengakui bahwa waktu singkatnya di Clippers membantunya belajar beradaptasi dengan peran yang lebih kecil, yang kini ia bawa ke Boston dengan pola pikir yang lebih matang.

Kesimpulan: Ben Simmons Akan Memperkuat Tim Boston Celtics
Kepindahan Ben Simmons ke Boston Celtics menandai babak baru dalam kariernya yang penuh pasang surut. Dengan kemampuan playmaking dan pertahanan yang masih relevan, ia berpotensi mengisi kekosongan di roster Celtics, terutama di posisi big man. Meski pengalamannya di Clippers mengecewakan, lingkungan kompetitif Boston dan sistem Mazzulla bisa menjadi tempat ideal untuknya bangkit. Dengan kontrak minimum, ini adalah langkah berisiko rendah namun berpotensi tinggi bagi Celtics, yang sedang menjalani musim transisi tanpa Tatum. Jika Simmons bisa tetap sehat dan memanfaatkan kesempatan ini, ia mungkin kembali menunjukkan kilasan kehebatan yang membuatnya menjadi bintang di masa lalu. Bagi fans Celtics, kehadiran Simmons adalah “taruhan” menarik yang patut dinantikan di musim 2025/2026.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *