Hornets Comeback Dramatis dari -22 Poin

Hornets Comeback Dramatis dari -22 Poin

Hornets Comeback Dramatis dari -22 Poin. Charlotte Hornets mencatatkan salah satu comeback paling mengesankan musim ini dengan mengalahkan New Orleans Pelicans 102-95 di Spectrum Center pada 2 Februari 2026. Hornets sempat tertinggal 22 poin di paruh pertama, namun berhasil membalikkan keadaan di babak kedua berkat pertahanan ketat dan kontribusi besar dari LaMelo Ball serta pemain cadangan. Kemenangan ini menjadi yang ketujuh beruntun bagi Hornets, menyamai rekor terpanjang mereka sejak Maret 2016, sekaligus membawa rekor mereka menjadi 23-28 dan semakin mendekati zona play-in Wilayah Timur. REVIEW FILM

Jalannya Pertandingan dan Momen Kunci Comeback: Hornets Comeback Dramatis dari -22 Poin

Babak pertama berjalan sangat buruk bagi Hornets. Mereka tertinggal 64-49 di halftime setelah menembak hanya 7 dari 30 dari luar garis tiga angka dan melakukan 10 turnover. Pelicans memimpin hingga 22 poin di kuarter kedua berkat Trey Murphy III yang mencetak 27 poin sepanjang laga. LaMelo Ball sempat mengalami benturan kepala dengan pelatih Charles Lee di kuarter pertama, namun kembali bermain dan mencetak 18 poin di paruh pertama.
Babak kedua menjadi panggung comeback. Hornets mengubah pertahanan menjadi lebih agresif, membatasi Pelicans hanya mencetak 31 poin di paruh kedua. LaMelo Ball menambah 6 poin lagi di babak kedua, sementara Kon Knueppel dari bangku cadangan menyumbang 17 poin (4/6 tiga angka) dan 9 rebound. Brandon Miller dan Grant Williams masing-masing 16 poin. Hornets mengatasi 17 turnover dengan pertahanan yang membaik dan tembakan 3 angka yang lebih baik di babak kedua. Pelicans sempat mendekat hingga selisih 7 poin di kuarter keempat, tapi Hornets menutup laga dengan run 12-2 di menit-menit akhir.

Performa Pemain Kunci dan Statistik: Hornets Comeback Dramatis dari -22 Poin

LaMelo Ball menjadi motor utama Hornets dengan 24 poin (8/20 FG, 3/14 3PT, 5/5 FT), 8 rebound, dan 5 assist meski sempat mengalami benturan kepala. Kon Knueppel tampil impresif dari bangku cadangan dengan 17 poin dan 9 rebound. Brandon Miller dan Grant Williams masing-masing 16 poin, sementara Ryan Kalkbrenner menambahkan 10 poin dari bench.
Dari kubu Pelicans, Trey Murphy III memimpin dengan 27 poin, Zion Williamson mencetak 14 poin dan 11 rebound, serta Derik Queen 16 poin. Namun Pelicans kalah dalam pertarungan rebound (48–34) dan turnover (15–11). Statistik menunjukkan Hornets unggul tembakan 3 angka 13/38 vs 11/34 dan poin di paint 58–50.

Dampak bagi Klasemen dan Prospek

Kemenangan ini membuat Hornets naik ke rekor 23-28 dan semakin mendekati zona play-in (dalam jarak satu kemenangan dari Atlanta Hawks di posisi 10). Ini juga menjadi kemenangan ketujuh beruntun, rekor terpanjang mereka dalam hampir satu dekade. Pelatih Charles Lee memuji ketahanan tim: “Kami tidak pernah menyerah meski tertinggal besar. Ini menunjukkan karakter tim.”
Bagi Pelicans (13-39), kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka dengan 6 kekalahan dari 9 laga terakhir. Mereka tetap di dasar klasemen Wilayah Barat dan butuh keajaiban untuk lolos ke play-in.

Kesimpulan

Comeback dramatis dari defisit 22 poin menjadi bukti ketahanan Charlotte Hornets di musim yang sulit. Bangkit di babak kedua dengan pertahanan kuat dan kontribusi dari LaMelo Ball serta bench menunjukkan potensi tim ini. Dengan 7 kemenangan beruntun, Hornets mulai mendekati zona play-in dan membangun momentum positif. Bagi Pelicans, kekalahan ini menambah beban di musim yang berat. Pekan ini sekali lagi membuktikan bahwa NBA penuh kejutan—dan Hornets sedang dalam performa terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *