Knicks 111-89 Celtics: Brunson Dominan Lagi. New York Knicks kembali menunjukkan kekuatan mereka di Madison Square Garden dengan menghancurkan Boston Celtics 111-89 pada 10 Februari 2026. Kemenangan telak 22 poin ini menjadi salah satu dominasi terbesar Knicks atas Celtics dalam beberapa musim terakhir, sekaligus mempertegas posisi Knicks sebagai salah satu tim paling ditakuti di Wilayah Timur. Jalen Brunson tampil sangat dominan dengan 32 poin dan 9 assist, memimpin serangan Knicks yang sangat efisien sejak kuarter pertama. Celtics, yang biasanya tangguh di pertahanan, malam ini terlihat kesulitan menghentikan ritme Knicks dan kehilangan fokus di paruh kedua. Hasil ini membuat Knicks semakin kokoh di zona tiga besar Timur, sementara Celtics harus segera mencari jawaban atas inkonsistensi mereka. INFO DJ
Jalannya Pertandingan dan Dominasi Knicks: Knicks 111-89 Celtics: Brunson Dominan Lagi
Pertandingan langsung berjalan searah sejak menit awal. Knicks membuka kuarter pertama dengan run 16-4, memanfaatkan tembakan luar yang akurat dari Brunson dan Mikal Bridges serta pertahanan agresif yang memaksa Celtics melakukan turnover. Boston sempat menyamakan kedudukan di pertengahan kuarter berkat Jayson Tatum, tapi Knicks kembali menjauh dan menutup kuarter pertama dengan skor 30-20.
Di kuarter kedua, dominasi Knicks semakin terlihat. Mereka menutup paint dengan sangat baik, membatasi Celtics hanya mencetak 18 poin di periode itu. Serangan Knicks mengalir mulus melalui pick-and-roll Brunson dengan Isaiah Hartenstein, ditambah tembakan tiga angka yang konsisten dari Donte DiVincenzo. Saat turun minum, Knicks unggul 62-38—selisih 24 poin yang sudah membuat pertandingan hampir dipastikan.
Kuarter ketiga menjadi formalitas. Knicks terus menjaga intensitas pertahanan, memaksa Celtics hanya mencetak 20 poin. Serangan Knicks tetap produktif meski sudah banyak rotasi, dengan kontribusi besar dari OG Anunoby dan Miles McBride dari bangku cadangan. Di akhir kuarter ketiga, selisih sudah mencapai 32 poin. Pelatih Celtics Joe Mazzulla memilih mengistirahatkan pemain inti lebih awal, sementara Knicks tetap memainkan tempo tinggi hingga akhir. Kuarter keempat berjalan santai dengan banyak pemain cadangan turun, tapi Knicks tetap menjaga keunggulan besar hingga peluit akhir berbunyi 111-89.
Knicks menang dengan efisiensi luar biasa: 51 persen tembakan dari lapangan, 42 persen dari tiga angka, dan hanya 7 turnover. Mereka juga unggul telak di poin di paint (58-34) dan poin dari turnover (24-10).
Performa Jalen Brunson dan Pemain Kunci Lainnya: Knicks 111-89 Celtics: Brunson Dominan Lagi
Jalen Brunson tampil sangat dominan dengan 32 poin (12-19 FG, 4-7 3PT), 9 assist, dan 5 rebound. Ia mengendalikan tempo permainan dengan sangat baik, hampir tak terjaga di mid-range dan pick-and-roll, serta memberikan assist akurat bagi rekan setim. Performa ini menegaskan peran Brunson sebagai salah satu point guard paling komplet di liga saat ini.
OG Anunoby menyumbang 18 poin dan 7 rebound dengan pertahanan elite terhadap Tatum, sementara Mikal Bridges mencetak 17 poin dan memimpin tim dalam steal (3). DiVincenzo menambahkan 15 poin dari luar garis, dan Isaiah Hartenstein memberikan kontribusi besar di kedua sisi lapangan dengan 12 poin dan 11 rebound.
Di kubu Celtics, Jayson Tatum mencetak 22 poin tapi dengan efisiensi rendah (8-21 FG) karena tekanan pertahanan Knicks. Jaylen Brown menyumbang 19 poin, namun juga kesulitan menemukan ritme. Derrick White dan Jrue Holiday berusaha menjaga tempo, tapi kurang dukungan dari bangku cadangan membuat Celtics tidak bisa bangkit.
Dampak terhadap Klasemen dan Prospek
Kemenangan besar ini membawa Knicks naik ke peringkat 3 Wilayah Timur dengan rekor 35-20, hanya selisih 1 game dari posisi kedua. Rekor kandang mereka menjadi 21-6, salah satu yang terbaik di liga. Dominasi malam ini memperkuat posisi Knicks sebagai salah satu favorit juara di Timur, terutama dengan rotasi yang dalam dan pertahanan yang sangat konsisten.
Bagi Celtics, kekalahan telak ini membuat mereka tertahan di peringkat 2 dengan rekor 39-16, meski masih memimpin secara keseluruhan. Mereka harus segera memperbaiki masalah pertahanan perimeter dan konsistensi di laga tandang jika ingin mempertahankan status favorit juara.
Kesimpulan
Knicks menghancurkan Celtics 111-89 dalam dominasi besar yang dipimpin Jalen Brunson dengan 32 poin dan 9 assist. Dengan pertahanan yang sangat ketat dan serangan yang mengalir mulus, New York membuktikan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi. Brunson dan kawan-kawan tampil sempurna, sementara Celtics kesulitan menemukan jawaban atas tekanan yang diberikan. Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting di klasemen, tapi juga meningkatkan kepercayaan diri Knicks menjelang playoff. Bagi Celtics, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa bahkan tim terbaik pun bisa tampil buruk jika tidak fokus penuh. Musim masih panjang, tapi malam ini jelas milik New York Knicks—dan Jalen Brunson yang sekali lagi membuktikan kelasnya di panggung besar.
