NBA Injuries Update: Curry Cedera Lawan Pistons. Stephen Curry mengalami cedera lutut kanan saat Golden State Warriors kalah dari Detroit Pistons dengan skor 131-124 pada Jumat malam, 30 Januari 2026, di Chase Center. Bintang utama Warriors itu keluar lapangan di kuarter ketiga dan tidak kembali bermain. Cedera ini menambah kekhawatiran bagi tim yang sedang berjuang menjaga momentum di musim reguler NBA. REVIEW FILM
Curry sempat mencetak 23 poin (7/16 FG, 4/10 3PT) sebelum cedera. Ia melakukan layup sambil difoul dengan sisa waktu 4:28 di kuarter ketiga, lalu terlihat meringis dan pincang. Setelah itu, ia langsung menuju ruang ganti dan dinyatakan out untuk sisa pertandingan karena right knee soreness.
Jalannya Pertandingan dan Momen Cedera: NBA Injuries Update: Curry Cedera Lawan Pistons
Warriors tampil buruk di kuarter pertama, kebobolan 45 poin—rekor musim tertinggi yang mereka izinkan. Pistons memimpin besar sejak awal, dan meski Warriors berusaha comeback di paruh kedua, upaya itu gagal. Curry tetap menjadi motor serangan sebelum cedera menghentikannya.
Cedera ini bukan yang pertama kali. Curry sudah absen di laga melawan Minnesota Timberwolves pekan sebelumnya karena masalah yang sama di lutut kanan. Pelatih Steve Kerr menyebut kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari, dan tim memutuskan untuk hati-hati mengelolanya.
Diagnosis dan Update Terbaru: NBA Injuries Update: Curry Cedera Lawan Pistons
Setelah pertandingan, Curry menjalani MRI pada Sabtu pagi. Hasilnya menunjukkan patellofemoral syndrome, atau yang biasa disebut “runner’s knee”—kondisi umum di kalangan atlet yang melibatkan nyeri di sekitar patela akibat overuse atau tekanan berulang.
Pelatih Kerr memberikan kabar positif: tidak ada kerusakan besar. Curry dinyatakan day-to-day, artinya statusnya dievaluasi setiap hari. Tim belum memastikan apakah ia bisa tampil di laga berikutnya melawan Philadelphia 76ers pada Selasa, 3 Februari 2026. Kerr menekankan perlunya pemantauan ketat menjelang All-Star break, agar Curry tidak memaksakan diri dan risiko cedera bertambah.
Curry sudah absen 11 pertandingan musim ini karena berbagai alasan, termasuk inflamasi lutut yang sama. Warriors kini harus mengandalkan pemain lain seperti Draymond Green dan rekan setimnya untuk menjaga performa, sementara manajemen medis terus memantau perkembangan.
Dampak bagi Warriors dan NBA
Kehilangan Curry, meski sementara, terasa berat bagi Warriors. Ia adalah pemimpin lapangan dan pencetak poin utama. Tanpa dirinya, tim kesulitan menjaga ritme ofensif, terutama dari perimeter. Pistons memanfaatkan kelemahan ini dengan baik, terutama di paint dan transisi.
Situasi ini juga mengingatkan betapa rapuhnya performa tim saat menghadapi cedera kunci. Warriors sedang dalam fase penting musim, berusaha mengamankan posisi playoff. Absennya Curry bisa memengaruhi hasil beberapa laga mendatang jika pemulihan memakan waktu lebih lama dari perkiraan.
Kesimpulan
Cedera lutut Stephen Curry lawan Pistons menjadi pukulan bagi Golden State Warriors. Meski diagnosis patellofemoral syndrome tidak dianggap serius dan Kerr optimis Curry tidak akan absen lama, status day-to-day membuat segalanya belum pasti. Warriors punya waktu beberapa hari sebelum laga berikutnya untuk memulihkan sang superstar. Fans berharap Curry cepat kembali, karena kehadirannya selalu membuat pertandingan lebih menarik. NBA musim ini terus menunjukkan betapa pentingnya manajemen cedera bagi tim-tim kontender.
