Pelita Jaya Vs Rans Pikachu Live IBL 24 Januari. Laga pekan ke-4 IBL GoPay 2026 menghadirkan pertandingan paling dinanti malam ini: Pelita Jaya Energi Mega Persada menjamu Rans Pikachu di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Jumat 24 Januari 2026 pukul 19.00 WIB. Duel ini jadi sorotan karena kedua tim sama-sama berada di grup atas klasemen sementara—Pelita Jaya (10-4, peringkat 3) sedang dalam tren positif setelah menang tiga laga beruntun, sementara Rans Pikachu (9-5, peringkat 5) butuh kemenangan untuk kembali ke zona playoff aman. Atmosfer GOR Soemantri sudah terasa panas sejak sore—ribuan tiket terjual habis, dan kedua kubu fans siap ciptakan suasana sengit sepanjang 40 menit pertandingan. REVIEW FILM
Jalannya Pertandingan dan Momen Penting: Pelita Jaya Vs Rans Pikachu Live IBL 24 Januari
Laga dimulai ketat dengan kedua tim saling tukar serangan cepat. Pelita Jaya unggul lebih dulu di kuarter pertama berkat tembakan luar akurat Abraham Damar Grahita dan penetrasi tajam Anthony Beane Jr—skor 28-22 di akhir Q1. Rans Pikachu membalas di Q2 dengan permainan fisik di paint melalui import mereka dan kontribusi tiga poin dari Daniel Salamena—skor imbang 54-54 saat turun minum. Babak kedua jadi milik Pelita Jaya. Di kuarter ketiga, mereka membuka jarak dengan run 14-4 yang dipimpin Beane dan Grahita—skor 82-70 di akhir Q3. Rans sempat mendekat di Q4 hingga selisih 5 poin berkat three-pointer berturut-turut dari import dan pemain lokal, tapi Pelita Jaya menutup laga dengan defense ketat dan free-throw akurat. Skor akhir 98-89 untuk kemenangan Pelita Jaya. Pelita unggul di three-point shooting (13-29 vs 9-27) dan turnover lawan yang dikonversi jadi 16 poin.
Performa Pemain Kunci: Pelita Jaya Vs Rans Pikachu Live IBL 24 Januari
Anthony Beane Jr jadi top scorer malam ini dengan 27 poin, 7 assist, dan 5 rebound—ia sangat dominan di mid-range dan fast-break. Abraham Damar Grahita menyumbang 24 poin dan 6 assist dengan shooting luar yang akurat (6-11 three-pointer). Di paint, pemain lokal seperti Daniel Wenas dan import Pelita kuasai rebound dan second-chance points. Rans Pikachu dipimpin Daniel Salamena dengan 25 poin dan 8 rebound, tapi import mereka kurang konsisten di Q4. Pelatih Rans mengakui “kami kalah di detail akhir—Pelita lebih klinis di momen krusial”. Pelita Jaya unggul di bench scoring (28-19) dan defensive rebound (36-29), menunjukkan kedalaman skuad yang jadi keunggulan mereka musim ini.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek Kedua Tim
Kemenangan ini membawa Pelita Jaya ke rekor 11-4 dan naik ke peringkat 2 klasemen sementara, hanya selisih satu kemenangan dari pemuncak Dewa United. Mereka juga memperpanjang rekor kandang menjadi 6-1 musim ini—GOR Soemantri semakin terasa sebagai benteng sulit ditembus. Pelatih Pelita Jaya bilang “ini kemenangan penting untuk jaga momentum menuju playoff”. Rans Pikachu turun ke peringkat 6 dengan rekor 9-6. Kekalahan ini jadi pengingat bahwa meski punya import berkualitas, mereka masih butuh konsistensi dari pemain lokal di laga tandang. Coach Rans bilang “kami belajar banyak dari kekalahan ini—kami akan kembali lebih baik”. Kedua tim masih punya banyak laga krusial sebelum playoff—Pelita Jaya akan hadapi Satria Muda dan Dewa United, sementara Rans lawan Bogor Hornbills dan Rajawali Medan.
Kesimpulan
Pelita Jaya berhasil mengamankan kemenangan penting 98-89 atas Rans Pikachu di pekan ke-4 IBL GoPay 2026. Performa Anthony Beane Jr dan Abraham Damar Grahita jadi kunci, sementara defense dan bench scoring membuktikan kedalaman skuad mereka. Kemenangan ini memperkuat posisi Pelita Jaya di grup atas dan menambah tekanan bagi tim-tim lain. Bagi Rans, kekalahan ini jadi pelajaran berharga untuk tingkatkan konsistensi. Musim IBL 2026 semakin panas—duel tim papan atas seperti ini yang bikin liga tetap menarik. Pekan depan bakal semakin seru—pantau terus klasemen dan performa kedua tim. Pelita Jaya lagi on fire—apakah mereka bisa kejar Dewa United? Kita lihat saja di lapangan!

